Kisah kebun dalam Al-Quran

Ogos 23, 2008 zakirawang

Allah berfirman dalam al-quran, surah al-Kafi ayat 32 hingga 44 yang bermaksud :

“Dan berikanlah kepada mereka sebuah perumpamaan dua orang laki-laki, Kami jadikan bagi seorang diantara keduanya (yang kafir) dua buah kebun anggur dan kami kelilingi kedua kebun itu dengan pohon-pohon korma dan diantara kedua kebun itu Kami buatkan ladang. (QS. 18:32). Kedua kebun itu menghasilkan buahnya, dan kebun itu tiada kurang buahnya sedikitpun, dan Kami alirkan sungai di celah-celah kedua kebun itu,” (QS. 18:33). dan dia mempunyai kekayaan besar, maka ia berkata kepada kawannya (yang mu’min) ketika ia bercakap-cakap dengan dia:”Hartaku lebih banyak daripada hartamu dan pengikut-pengikutku lebih kuat”. (QS. 18:34). Dan dia memasuki kebunnya sedang ia zalim terhadap dirinya sendiri; ia berkata:”Aku kira kebun ini tidak akan binasa selama-lamanya, (QS. 18:35). dan aku tidak mengira hari kiamat itu akan datang, dan jika sekiranya aku dikembalikan kepada Rabbku, pasti aku akan mendapat tempat kembali yang lebih baik daripada kebun-kebun itu”. (QS. 18:36). Kawannya (yang mu’min) berkata kepadanya sedang dia bercakap-cakap dengannya :”Apakah kamu kafir kepada (Rabb) yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes air mani, lalu Dia menjadikan kamu seorang laki-laki yang sempurnak (QS. 18:37). Tetapi aku (percaya bahwa): Dialah Allah, Rabbku, dan aku tidak mempersekutukan seorangpun dengan Rabbku. (QS. 18:38). Dan mengapa kamu tidak mengucapkan tatkala kamu memasuki kebunmu “Maasyaa Allah, laa quwwata illaa billah” (Sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Sekiranya kamu anggap aku lebih sedikit darimu dalam hal harta dan keturunan, (QS. 18:39). maka mudah-mudahan Rabbku, akan memberi kepadaku (kebun) yang lebih baik daripada kebunmu (ini); dan mudah-mudahan Dia mengirimkan ketentuan (petit) dari langit kepada kebunmu, hingga (kebun itu) menjadi tanah yang licin; (QS. 18:40). atau airnya menjadi surut ke dalam tanah, maka sekali-kali kamu tidak dapat menemukannya lagi”. (QS. 18:41). Dan harta kekayaannya dibinasakan, lalu ia membulak-balikkan kedua tangannya (tanda menyesal) terhadap apa yang ia telah belanjakan untuk itu, sedang pohon anggur itu roboh bersama para-paranya dan dia berkata:”Aduhai kiranya dulu aku tidak mempersekutukan seorangpun dengan Rabbku”. (QS. 18:42). Dan tidak ada bagi dia segolonganpun yang menolongnya selain Allah; dan sekali-kali dia tidak dapat membela dirinya, (QS. 18:43). Disana pertolongan itu hanya dari Allah yang Hak. Dia adalah sebaik-baik Pemberi pahala dan sebaik-baik Pemberi balasan. (QS. 18:44).

Semoga kita tergolong daripada orang-orang yang suka mengambil pelajaran.

Entry Filed under: Uncategorized

Leave a Comment


hidden



Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Pages

Categories

Calendar

Ogos 2008
I S R K J S A
« Jul   Okt »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Most Recent Posts